Selasa, 20 Oktober 2009 /

Meta Instruments

Menurut Dave Moulton, bass dan kick drum harus dipandang sebagai single instruments dan bukan dua instrument yang berbeda. Konsep inilah yang disebut sebagai Meta Instruments. Dalam hal ini bagian attack dari kick drum berfungsi memberi punch yang men-drive sebuah lagu sedangkan bagian sustain dari bass berfungsi untuk mendukung harmoni.

Itulah mengapa bass guitar biasanya dilewatkan ke sebuah compressor yang telah di sidechained dengan track dari kick drum. Tujuannya adalah meredam bagian attack dari bass supaya tidak konflik dengan bagian attack dari kick.

Sebuah konsep yang sangat bagus dan revolusioner.

Selamat belajar!

komentar (0) / Read More

/

SECRET : PANNING OUTSIDE SPEAKER

Resep :
1. Track mono di copy menjadi dua
2. Keduanya di panning hard left dan hard right
3. Kalau mau outside kiri, caranya adalah yang hard right harus kita phase invert terlebih dahulu, lalu diturunkan -10dB, setelah itu tambahkan delay 1-35ms (haas effects).

the sound will jump outside the speaker! kunci-nya ada di rasio -10dB tersebut.
Cheers

komentar (0) / Read More

Sabtu, 04 Juli 2009 /

Efek multiplikatif dari sebuah compressor

Jika di mix buss anda menggunakan kompresi 2:1 misalnya, lalu mastering engineer menerapkan kompresi 3:1 maka hasil akhir anda bukan terkompres sebanyak 5:1 (2+3) tapi menjadi 6:1 (2x3). Apa hikmahnya? Hati-hati dalam menggunakan compressor, jika anda sudah overcompressed di bagian mixing maka lagu anda akan mati dinamika-nya saat di-mastering nanti.

komentar (0) / Read More

Senin, 01 Juni 2009 /

Salah satu tujuan Mastering

Jika anda melakukan proses mastering untuk satu album, maka salah satu tugas dari mastering disini adalah menyamakan 'rasa' dari masing-masing lagu tersebut. Hal tersebut akan menjadi lebih sulit jika anda melakukannya untuk sebuah album kompilasi, yang tentu-nya direkam dan di-mix oleh engineer yang berbeda-beda.

Disinilah tugas seorang mastering engineer untuk menggunakan semua tools yang ada seperti EQ dsb untuk menyamakan 'rasa' dari lagu-lagu tersebut. Rasa disini adalah rasa low, rasa mid dan rasa high dari tiap-tiap lagu. Contoh sempurna untuk proses ini adalah album Jazzy Tunes, anda bisa melihat bahwa lagu-lagu di dalamnya sangat bervariasi, namun jika anda dengarkan secara keseluruhan, mereka menyajikan suatu sajian yang harmonis, satu rasa, dan tidak 'belang'. Semoga bisa meng-inspirasi anda.

komentar (0) / Read More

Kamis, 21 Mei 2009 /

Element of Music - Foundation dan Rhythm

Musik dibagi menjadi beberapa elemen, salah satunya adalah yang disebut sebagai Foundation. Foundation adalah dasar yang harus dimiliki oleh sebuah musik supaya elemen-elemen yang lain bisa berdiri.

Di dalam musik pada umumnya foundation terletak pada instrumen Drum dan Bass. Drum dan Bass menjadi vital fungsinya di dalam musik karena tanpa drum musik akan menjadi hampa.

Elemen kedua adalah apa yang disebut Rhythm, definisi Rhythm adalah segala sesuatu yang membuat foundation menjadi lebih hidup. Jadi Rhythm ini berfungsi sebagai roh yang menggerakkan foundation supaya memiliki 'Vibe'.

Contoh Rhythm adalah strumming guitar (melody gitar bukan termasuk Rhythm), percussion, Piano Comping dsb. Mempelajari elemen-elemen dalam musik ini akan mempermudah kita nantinya untuk mengambil keputusan dalam melakukan mix sebuah lagu. Semoga bermanfaat bagi anda!

komentar (0) / Read More

Senin, 18 Mei 2009 / Label:

Apa itu Multing?

Multing Drum Track Multing adalah proses duplikasi sebuah track audio untuk diproses secara terpisah. Misalkan anda memiliki sebuah track snare, anda membuat duplikat dari track tersebut, itulah yang disebut Multing.

Dari track kedua tersebut, mungkin anda proses dengan EQ, Compressor atau efek lain lalu anda putar bersamaan dengan track aslinya.

Multing adalah kependekan dari Multiplying atau penggandaan. Biasanya volume track kedua lebih rendah dibanding dengan track pertama, karena track kedua ini dimaksudkan untuk memberi kontribusi 'tone' yang anda harapkan.

Yang perlu diwaspadai pada saat melakukan multing adalah masalah phase. Pastikan tidak ada bagian dari multing track yang identik dengan track asalnya, jika ada, anda akan merusak track tersebut. Happy Multing!

komentar (0) / Read More

/

The Law of Random

Sebenarnya ini hanya teori pribadi saya, namun yang paling penting adalah anda dapat memperoleh inspirasi dari pemikiran ini.

Pada saat kita menggunakan Sequencer, kita mengenal yang disebut sebagai fungsi Randomize. Fungsi ini akan menghasilkan data acak mengenai nada yang dimainkan, velocity dan sebagainya. Yang menarik adalah seringkali kita bisa memperoleh Rhythm yang bagus dari hasil Randomisasi ini, namun biasanya tidak bisa langsung diperoleh. Setelah dua atau tiga kali percobaan, biasanya kita baru bisa mendapatkan apa yang kita dengar sebagai suatu Rhythm yang 'wajar' atau 'masuk akal'. Tidak peduli seberapa 'crazy'-nya beat tersebut, kita di suatu titik akan menemukan bahwa beat tersebut akhirnya menjadi 'layak didengar'.

Poin yang menarik disini adalah, kita harus mencoba beberapa kali sampai akhirnya kita menemukan sesuatu yang 'pas' menurut feeling musik kita. Anehnya lagi, sesuatu yang 'pas' itu jika kita perdengarkan kepada teman musisi kita yang lain, mereka akan berpendapat yang sama. Demikian juga untuk sesuatu yang 'tidak pas', biasanya orang lain juga akan berkata hal yang sama.

Dari fenomena ini saya menyimpulkan bahwa apa yang kita simpulkan sebagai sesuatu yang random (acak) bukanlah sesuatu yang benar-benar random. Ada pola tertentu di dalamnya yang akan 'di-iyakan' oleh otak musik kita ketika mereka muncul. Mungkin itu sesuatu yang belum pernah kita dengar sebelumnya, namun kita bisa memastikan bahwa 'it sounds right' dan 'it feels good'. Itulah keajaiban musik, kita semacam telah diprogram secara 'built in' untuk meng-apresiasi-nya.

Sebagai kesimpulan, saya membuat teori mengenai The Law of Random.
"Sesuatu dikatakan sebagai Random pada saat kita belum menemukan pola-nya, pada saat pola tersebut ter-identifikasi, ia bukanlah Random lagi."

Manfaat buat kita? Randomness adalah sahabat kita, manfaatkan untuk memperoleh musik yang lebih fresh dan lebih bagus.

komentar (1) / Read More

Selasa, 12 Mei 2009 / Label:

Waves me-release Hybrid Plugins

Waves telah berhasil membuat replika banyak hardware terkenal lewat plugins-plugins seperti SSL 4000 Collection, V-Series, dan API Collection. Mereka selanjutnya mencoba untuk menggabungkan sound terbaik dari jaman dulu dengan tehnologi tercanggih saat ini. Lahirlah Waves Hybrid, plugins yang diklaim mempunyai warna suara ala 'retro' namun dengan fleksibilitas tinggai ala 'waves'.

Plugin pertama adalah Hybrid Delay (HDelay), sebuah plugins dengan gaya PCM42 delay, yang mampu melakukan filtering, flanging, phasing, slap-back echo, ping-pong delay, dan bisa dibuat menjadi tempo-sync (dapat disinkronkan dengan tempo).

Plugin kedua adalah Hybrid Compressor (HComp), sebuah compressor yang dibuat berdasarkan sifat-sifat dari rangkaian tubes, transistors dan tranformer digabung menjadi satu. Semuanya bisa diatur dengan tingkat presisi tinggi yang hanya bisa diberikan oleh sebuah software plugins.
Waves meng-klaim bahwa plugins ini bisa memunculkan istilah baru yang disebut THD (Total Harmonic Distinction) maksudnya suara yang dihasilkannya benar-benar bisa dibedakan dari plugins lain. Singkatan sesungguhnya dari THD adalah Total Harmonic Distortion, namun nampaknya dari klaim ini Waves berusaha membuat kelas baru untuk plugins-plugins nya, selamat Waves!

komentar (0) / Read More

Sabtu, 09 Mei 2009 / Label:

Distorsi yang over dosis

Logika kita sering mengatakan bahwa untuk mendapatkan sound gitar yang lebih 'hard', kita perlu memaksimalkan efek distorsi kita. Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena jika distorsi kita berlebihan yang akan terjadi adalah hal-hal sebagai berikut:

  • Semakin banyak distorsi kita gunakan, semakin banyak harmonic yang ditambahkan ke sinyal dasar kita.
  • Semakin banyak harmonic akan membuat sound kita terasa lebih 'cair' atau lunak.
  • Karena semakin lunak, otomatis sound gitar kita tidak akan terdengar 'hard'.
Oleh karena itu, untuk mendapatkan sound gitar yang lebih 'hard', turunkan sedikit knob distorsi anda. Satu lagi kelemahan distorsi yang berlebihan adalah setiap petikan gitar kita akan terdengar sama. Jika kadar distorsi pada posisi yang pas, setiap petikan akan memiliki perbedaan karakter suara. Hal ini akan membuat permainan gitar kita terdengar lebih ekspresif. Selamat mencoba!

komentar (0) / Read More

Jumat, 08 Mei 2009 / Label:

Tingkatkan kemampuan anda 300%

To the point, saya akan katakan rahasia-nya, tapi anda harus berjanji untuk mem-praktekannya. Saya rasa anda sudah pernah mengetahuinya atau minimal merasakannya, namun sekali lagi akan saya tegaskan disini. Rahasia untuk meningkatkan kemampuan kita dalam meng-compose sebuah lagu atau musik sebesar 300% (angka ini bisa diganti angka berapa saja, yang jelas kemampuan kita akan meningkat) adalah : selesaikan lagu yang anda buat.

Berapa banyak anda berhenti ketika anda baru membuat intro? Berapa banyak koleksi lagu setengah jadi anda di hard disk komputer? Saran ini kedengaran klise, namun sangat relevan untuk jaman ini.

Saran dari saya, ambilah komitmen untuk menyelesaikan lagu yang anda buat. Buat intro, verse dan chorusnya. Selesaikan bridge-nya, buat endingnya, tambahkan bumbu-bumbu yang lain, pokoknya selesaikan dan jangan biarkan lagu anda terbengkalai. Skill anda pelan tapi pasti akan meningkat dan tentu saja kepuasan anda akan bertambah setelah anda mendengarkan hasil akhir karya anda. Cheers!

komentar (0) / Read More