The Law of Random
Sebenarnya ini hanya teori pribadi saya, namun yang paling penting adalah anda dapat memperoleh inspirasi dari pemikiran ini.
Pada saat kita menggunakan Sequencer, kita mengenal yang disebut sebagai fungsi Randomize. Fungsi ini akan menghasilkan data acak mengenai nada yang dimainkan, velocity dan sebagainya. Yang menarik adalah seringkali kita bisa memperoleh Rhythm yang bagus dari hasil Randomisasi ini, namun biasanya tidak bisa langsung diperoleh. Setelah dua atau tiga kali percobaan, biasanya kita baru bisa mendapatkan apa yang kita dengar sebagai suatu Rhythm yang 'wajar' atau 'masuk akal'. Tidak peduli seberapa 'crazy'-nya beat tersebut, kita di suatu titik akan menemukan bahwa beat tersebut akhirnya menjadi 'layak didengar'.
Poin yang menarik disini adalah, kita harus mencoba beberapa kali sampai akhirnya kita menemukan sesuatu yang 'pas' menurut feeling musik kita. Anehnya lagi, sesuatu yang 'pas' itu jika kita perdengarkan kepada teman musisi kita yang lain, mereka akan berpendapat yang sama. Demikian juga untuk sesuatu yang 'tidak pas', biasanya orang lain juga akan berkata hal yang sama.
Dari fenomena ini saya menyimpulkan bahwa apa yang kita simpulkan sebagai sesuatu yang random (acak) bukanlah sesuatu yang benar-benar random. Ada pola tertentu di dalamnya yang akan 'di-iyakan' oleh otak musik kita ketika mereka muncul. Mungkin itu sesuatu yang belum pernah kita dengar sebelumnya, namun kita bisa memastikan bahwa 'it sounds right' dan 'it feels good'. Itulah keajaiban musik, kita semacam telah diprogram secara 'built in' untuk meng-apresiasi-nya.
Sebagai kesimpulan, saya membuat teori mengenai The Law of Random.
"Sesuatu dikatakan sebagai Random pada saat kita belum menemukan pola-nya, pada saat pola tersebut ter-identifikasi, ia bukanlah Random lagi."
Manfaat buat kita? Randomness adalah sahabat kita, manfaatkan untuk memperoleh musik yang lebih fresh dan lebih bagus.
1 komentar:
"Sesuatu dikatakan sebagai Random pada saat kita belum menemukan pola-nya, pada saat pola tersebut ter-identifikasi, ia bukanlah Random lagi."
Sepertinya menerangkan "proses penghasilan sesuatu yg baru (musik) dari kekuatan imajinasi".
Bukan teori yang baru menurut saya.
Dari dulu penghasilan musik yang benar-benar fresh, memang dari kekuatan imajinasi si pembuatnya,yakni "tanpa aturan" selama hasilnya 'di-iyakan' oleh otak musik kita.
Terkadang menyerempet dengan makna "kreatifitas dalam bermusik".Kemampuan imajinasi yang dapat melihat suatu pola yang random untuk diidentifikasi (dikembangkan) guna menghasilkan musik yang kembali 'di-iyakan' oleh otak musik kita.
The Law of Random di atas cocok dalam salah satu contoh, perihal penemuan suatu scale musik yang belum pernah kita pelajari, tetapi setelah diidentifikasi ternyata merupakan ethnic scale musik dari negara lain atau .....'it sounds right' dan 'it feels good' :)
dan itu bukan hal yang baru, we do it everyday 'eh mate..CMIIAW
Salam Sukses